PR IPM Mu'allimin Tuntas Berakuntabilitas

Tampilkan posting dengan label 2015/2016. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label 2015/2016. Tampilkan semua posting
Yogyakarta, 31 Agustus sampai dengan 1 September 2016 bertempat di Aula Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, telah dilaksanakan agenda Musyawarah Ranting yang ke XXII Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta. Dalam agenda tersebut, para Ipmawan melakukan Laporan Pertanggung Jawaban per bidang selama 1 periode dan kemudian dilanjutkan dengan pemilihan Formatur guna memilih dan menetapkan para pimpinan PR IPM Muallimin untuk periode tahun 2016/2017.




Dalam 2 hari yang sangat padat tersebut, LPJ dan pemilihan formatur berlangsung secara lancar dengan peserta Musyran yakni perwakilan dari semua kelas di Madrasah Mu’allimin dan komunitas di bawah naungan PR IPM Mu’allimin. Dalam kegiatan Musyran ini para peserta sangat berpartisipasi dengan mengarahkan seluruh energy dalam menuangkan aspirasi, tanggapan kritis dan id-ide yang bersifat solusi untuk periode kedepannya.

Dalam pemilihan formatur kali, panitia Musyran menggunakan metode E-Voting dalam menentukan 9 formatur terpilih dari 15 bakal calon formatur yang ada. Para musyawirin diperbolehkan berpartisipasi dalam E-Voting tersebut apabila telah mengikuti minimal 4 kali sidang dalam Musyran. Yang kemudian para musyawirin tersebut diarahkan menuju computer yang telah disiapkan dan kemudian memilih para formatur tersebut, hal ini dilakukan dan guna untuk mempersingkat waktu dalam pemilihan dan pemanfaatan teknologi yang berkembang di zaman sekarang, dalam hal ini PR IPM Muallimin merupakan Pimpinan Ranting IPM yang pertama kali Untuk memanfaatkan E-Voting dalam pemilihan Formatur pada Musyrannya.


Setelah melihat rekapitulasi dari hasil E-Voting tersebut, dipilihlah 9 formatur dengan suara terbanyak untuk memilih dan menetapkan para pimpinan PR IPM Mu’allimin untuk periode 2016/2017. Dan alhamdulillah para formatur telah menetapkan Wafiq Ulinnuha sebagai Ketua Umum PR IPM Muallimin dan Alwan Nur Fakhri Sekretaris Umum PR IPM Muallimin untuk periode 2016/2017. Yang semoga para Ipmawan terpilih dapat mengemban amanah dengan sebaik-baiknya dan membawa IPM Muallimin menjadi lebih baik untuk kedepannya.
Jumat (25/3/16), Bidang Kajian Dakwah Islam Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta telah sukses menggelar Islamic Fest atau yang biasa disingkat dengan istilah IF.



Islamic Fest sendiri merupakan ajang kompetisi lomba-lomba islami untuk anak SD dan TPA yang berlangsung pada hari ini. Dengan menggunakan seluruh area Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta, IF berhasil menyukseska banyak lomba seperti mewarnai, menggambar, CCA, adzan, PILDACIL, MTQ, MHQ serta tabligh akbar yang diisi oleh Kak Wuntai Wawan Sembada.

Pada tahun kedua diadakannya, IF kali ini mengusungkan tema “Saya Bangga Menjadi Seorang  Muslim”. Yang tidak lain bertujuan untuk melatih peserta agar menyalurkan bakat mereka terhadap hal-hal yang positif, juga menanamkan rasa sportifitas dalam berkompetisi, sekaligus meningkatkan kualitas bakat  bagi seluruh peserta.

Event yang hanya berlangsung selama sehari ini mampu berjalan sukses dengan closing ceremony pada sore harinya. Sekaligus diumumkan para jawara-jawara perlombaan Islamic Fest ini.
Kompetisi Futsal se-DIY-Jateng telah Sukses Dibuka

Kamis (24/3/16), Bidang Olahraga Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta telah sukses menggelar opening ceremony Hadikusumo Futsal Competition atau yang biasa disingkat dengan istilah HFC.

Kompetitor HFC
                Hadikusumo Futsal Competition sendiri merupakan kompetisi futsal antar SMP sederajat se-DIY-Jateng yang berlangsung mulai dari hari ini, hingga penutupannya yang akan digelar pada 10 April 2016. Dengan menggunakan GOR Pangukan, Tridadi untuk melangsungkan babak grup, dan GOR terbesar di Yogyakayarta, yaitu GOR Amongrogo, untuk menuntaskan babak knock out hingga babak Grand Final.


Bersaing demi Juara!
                Pada tahun kedua diadakannya, HFC kali ini mengusungkan tema “Show Your Positive Energy!”. Yang tidak lain bertujuan untuk melatih peserta agar menyalurkan energi mereka terhadap hal-hal yang positif, juga menanamkan rasa sportifitas dalam berkompetisi, sekaligus meningkatkan kualitas per-futsal-an di Indonesia tercinta.

                Event besar-besaran yang digandrungi oleh sponsor dari perusahaan-perusahaan besar seperti UC1000, Sosro, Frisian Flag, dan lain sebagainya ini, telah sukses menggaet 32 tim dari seluruh SMP-MTs se-DIY-Jateng, untuk memperebutkan Piala Gubernur DIY. Tidak hanya lomba futsal sebagai acara utamanya, event HFC ini juga mengadakan lomba-lomba pendukung, seperti best supporter, best player, dan lomba fotografi.

                “Futsal itu bukan sekedar permainan, futsal adalah ajang untuk menunjukkan usaha juga kehormatan kita dalam berkompetisi. Itu harapan saya pribadi, sekaligus mewakili teman-teman saya semuanya.” Jelas Zaky Fathurrahman, perwakilan dari Bidang Olahraga PR IPM Mu’allimin sekaligus ketua panitia HFC.


Kebersamaan Panitia HFC


                Rez-Asce
Pada hari Selasa, 3 Maret 2016 telah diadakan agenda Audiensi antara 2 pimpinan ranting IPM, yakni antara PR IPM Madrasah Mualimin dengan PR IPM Madrasah Muallimat Muhammadiyah Yogyakarta di aula Gedung Muhammadiyah. Audiensi ini berbentuk Forum Group Discussion (FGD) yaitu diskusi antara kedua Pimpinan Ranting tersebut secara umum, secara garis besar, kemudian dilanjutkan Small Group Discussion (SGD), yaitu diskusi antar bidang dari kedua Pimpinan Ranting tersebut.



PR IPM Mu'allimin maupun PR IPM Mu'allimaat masing-masing diwakili oleh 20 personalia dan tiap-tiap personalia mewakili bidangnya masing-masing. Acara dimulai pukul 14.00 dan ditutup tepat ketika sebelum adzan Maghrib berkumandang. Dari acara ini banyak didapatkan manfaat, seperti menjadikan kedua Pimpinan Ranting memiliki patokan dan perbandingan untuk menjalankan program kerja dan juga kedua Pimpinan Ranting tersebut mengetahui bagaimana keadaan riil Pimpinan Ranting lain selain mereka.

Acara ini diadakan di tengah-tengah periode 2015/2016. Harapan kedepannya, dengan adanya audiensi ini, kedua Pimpinan Ranting bisa lebih berimprovisasi lebih baik lagi, karena tentunya dengan adanya audiensi ini mereka telah memahami situasi dan kondisi lebih baik dari periode yang sebelum-sebelumnya.
Pada hari Kamis, 25 Februari 2016 kemarin yang bertepatan dengan malam Jumat telah diadakan acara Closing Ceremony SKM ke 91 di lapangan tengah Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta. Acara ini diikuti oleh seluruh elemen Muallimin mulai dari kelas 1 sampai kelas 6 dan juga beberapa alumni juga ikut meramaikan acara tahunan ini.

Closing Ceremony atau Malam Anugerah SKM 91 ini merupakan titik akhir dari seluruh rangkaian kegiatan SKM ke 91 mulai dari lomba-lomba, kegiatan bermanfaat dan seru lainnya. Yang dimana seluruh keringat basah para panitia seakan terbayar tuntas pada acara yang sangat istimiwa di malam itu.

Acara ini dimulai sejak ba'da Maghrib di lapangan tengah Muallimin dengan kegiatan makan bersama serta pengajian oleh perwakilan dari santri kelas 1,2 dan 3. Dan setelah sholat isya dimulailah acara inti yakni Malam Anugerah SKM 91. Para santri dibimbing untuk berjalan-jalan menuju museum yang menghadirkan karya-karya agung dari pantia yang merupakan kelas 4 atau angkatan 92 ( Brigadista ).



Setelah memasuki tengah lapangan dimulailah acara inti, mulai dari pembukaan, sambutan hingga penutupan seluruh rangkaian kegiatan SKM 91 secara simbolis oleh perwakilan Madrasah Ustadz Imam Hanafi. Kemudian mulai dibagikanlah hadiah-hadiah kepada para jawara pemenang lomba selama SKM berlangsung dan dieselingi oleh hiburan dari para santri. Dan juga hiburan spesial dari kakak Alumni tahun 2014 yang memberikan hiburan yang sangat menghibur.

Rasa lega dan senang terlihat menghinggap di seluruh raut wajah panitia yang selama 1 bulan penuh sibuk dan harus merelakan waktunya untuk kesuksesan acara Milad SKM ke 91 ini. Akhir kata, sesuai tema yang diusung dalam acara SKM ke 91 ini, Belajar Dari Masa Lalu Ciptakan Hal Yang Baru Berjuang Tanpa Ragu SKM 91 Bersatu !
Pada hari Selasa, 16 Februari 2016 kemarin, ratusan pelajar dari Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta menggelar aksi yang menyoroti fenomena kaum LGBT di Indonesia.
Bekerja sama dengan KOKAM dan POLRESTA Kota Yogyakarta, juga Angkatan Muda Forum Ukhuwah Islamiyah, para santri berorasi di tengah perempatan Nol Kilometer, mereka menyerukan betapa pentingnya kita untuk menyadari keberadaan propaganda LGBT di sekitar kita.


tolak lgbt, muallimin, ipm, lgbt indonesia

Selain berorasi di tengah perempatan Nol Kilometer, para santri tersebut juga membagikan stiker-stiker penolakan propaganda LGBT, juga buletin-buletin yang berisi seputar efek samping dari menjadi seorang LGBT -baik secara kesehatan fisik, psikologis, sosial, dan lain sebagainya- di trotoar sekitar perempatan tersebut secara gratis.

tolak lgbt, muallimin, ipm, lgbt indonesia

Sebagai gantinya, para pejalan kaki baik yang wisatawan lokal, manca maupun warga sekitar, diminta untuk ikut berpartisipasi dengan memberikan tanda tangan dan tanggapannya di spanduk-spanduk yang telah disediakan sebagai bentuk pernyataan sikap terhadap keberadaan LGBT di Indonesia.


tolak lgbt, muallimin, ipm, lgbt indonesia

tolak lgbt, muallimin, ipm, lgbt indonesia

Tidak berhenti sampai disitu saja, sebagai pemungkas, para santri Mu’allimin tersebut mengadakan berdoa bersama setelah shalat maghrib berjamaah yang diselenggarakan di Masjid Gedhe. Mereka semua mendoakan supaya generasi muda penerus bangsa ini tidak terkena virus LGBT, dan mampu membawa Indonesia untuk lebih maju kedepannya.
Pada setiap bulan Februari seperti sekarang ini, ada sebuah momentum yang selalu diperingati setiap tahunnya oleh para generasi muda yaitu hari Valentine atau hari kasih sayang yang diperingati setiap tanggal 14 Februari.
Valentine's Day berasal dari nama seorang santo atau seseorang yang dianggap suci oleh kalangan Kristen di Temil, Italia. Dia dibunuh kaisar Romawi pada tanggal 14 Februari 270 M karena menolak meninggalkan ajaran Nasrani. Kemudian dia menulis surat untuk putrinya bertanggal 14 Februari yang kemudian ditetapkan sebagai Valentine's Day atau hari kasih sayang.

Saat ini banyak ABG muslim terkena penyakit ikut-ikutan ( taqlid / tasyabbuh ) pada budaya non Islam, termasuk pula dalam hal perayaan hari Valentine, yang pada dasarnya adalah mengenang kembali pendeta St. Valentine dan merupakan salah satu dari sekian macam hari raya kaum Nasrani. Padahal seharusnya kaum muslimin harus memiliki budaya dan identitas sendiri yang bersumber pada norma dan ajaran agamanya.

Setelah mengetahui bahwa Valentine's Day sama sekali tidak memiliki kaitan sejarah dengan Islam, maka menjadi tugas semua remaja Islam untuk menghindari dan tidak ikutan dalam sebuah budaya yang tidak bersumber dari ajarannya. Valentine's Day bukanlah simbol dan identitas remaja muslim karena ia merupakan hari raya kalangan remaja Kristen. Ada satu hadits yang sangat terkenal yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah SAW bersabda yang artinya,
"Barang siapa yang menyerupai suatu kaum maka dia menjadi bagian dari mereka."  (HR. Abu Dawud)

Hadits ini mengisyaratkan bahwa meniru budaya religi orang lain yang tidak sesuai dengan tradisi Islam, memiliki resiko yang demikian tinggi sehingga orang tersebut dianggap sebagai bagian dari orang yang ditiru. (Msqin)

Pada tanggal 22 Desember 2015, telah diadakan Closing Ceremony Semarak IPM Mu'allimin #21 di Lapangan Tengah Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh santri Madrasah Mu'allimin dan dimulai sejak sehabis sholat isya atau sekitar pukul 20.00 WIB.




Seperti biasa, acara diawali dengan pembukaan,dilanjutkan dengan kalam ilahi yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama diberikan oleh Kak Zaid selaku ketua Panitia SIM #21, kemudian sambutan diberikan oleh Ustadz Imam Hanafi selaku perwakilan dari Madrasah yang sekaligus menutup acara Semarak IPM Ke 21 tersebut.

Setelah selesai ditutup, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah lomba-lomba yang telah dilaksanakan sebelumnya. Dan juga diselingi oleh penampilan musik dan drama musikal yang disutradarai oleh Kak Setyadi Pradana. Adapun juga band yang tampil antara lain Nomino, Anak Manja dan masih banyak lainnya.


Yang diharapkan dengan adanya acara Semarak IPM Muallimin ini, dapat mengasah dan mengembangkan bakat-bakat para santrinya sehingga dapat menorehkan prestasi kedepannya. 
Salah satu program kerja bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan PR IPM Muallimin periode 2015/2016 adalah Olimpiade Sains Muallimin atau disingkat OSM. OSM tahun ini diselenggarakan pada tanggal 18 Desember 2015 ( Penyisihan ) dan 20 Desember 2015 ( Final ) yang bertepatan dengan serangkaian kegiatan SIM #21 atau Semarak IPM Muallimin ke 21.



OSM juga menjadi semacam tombo ati bagi siswa-siswa yang mendambakan ikut memeriahkan SIM #21 dengan mengerahkan kemampuan berpikir dan wawasan mereka. OSM kali ini diikuti oleh siswa-siswa Mu'allimin kelas VII - XII. Terdiri dari 11 pelajaran yaitu Matematika, IPA, IPS, dan Fiqih (MTS) serta Matematika, Ekonomi, Fisika, Biologi, dan Kimia, Geografi (MA). Dan total diikuti oleh lebih dari 250 orang peserta. Dari tahap persiapan hingga pelaksanaan dan penyerahan hadiah, OSM dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh Bidang PIP, sehingga dapat dikatakan bahwa OSM adalah program kerja terbesar dari Bidang PIP PR IPM Mu'allimin periode 2015/2016. 


OSM menjadi salah satu kompetisi yang diselenggarakan oleh IPM. Sebagai kompetisi dengan animo peserta yang sangat banyak, OSM menjadi salah satu program kerja IPM yang bisa memiliki peran cukup signifikan. OSM bisa berperan menjadi pengisi kegiatan selama Semarak IPM Muallimin berlangsung dan pengalaman siswa juga sekaligus menjadi salah satu ladang melatih kemampuan siswa dalam bidang-bidang olimpiade.

Pengumuman pemenang OSM diumumkan ketika Closing Ceremony SIM #21, yang insya allah diselenggarakan pada tanggal 22 Desember 2015 dengan 2 juara per bidangnya. Dan diharapkan, finalis serta juara-juara dari OSM tersebut yang kedepannya diproyeksikan madrasah menjadi peserta kompetisi-kompetisi sejenis olimpiade di luar. (msqn)
SIM #21 atau Semarak IPM ke 21 merupakan program kerja terbaru PR IPM Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta. Pada awalnya program kerja ini bernama Parade Akhir Tahun, namun setelah melalui berbagai pertimbangan maka digantilah nama Parade Akhir Tahun menjadi Semarak IPM ke 21.

Angka 21 merupakan angka yang mensimbolkan 21 tahun IPM telah berdiri di Muallimin. Dengan kata lain Semarak IPM 21 ini adalah serangkaian kegiatan guna memperingati 21 tahun IPM telah berdiri sekaligus mengisi kekosongan kegiatan madrasah selama hari tenang mulai dari tangal 17 Desember 2014 sampai 22 Desember 2015.



Pada kesempatan kali ini IPM menggandeng beberapa organisasi santri lain untuk ikut memeriahkan SIM #21 ini, antara lain Tapak Suci 009, Hizbul Wathan Qobilah Ki Bagus Hadikusumo, Sobat Perpus Muallimin, Muallimin Scientific Club, Lembaga Pers Muallimin dan Student Of Muallimin Medical Team

Alhasil muncullah beberapa kegiatan selama SIM #21 ini berlangsung antara lain Olimpiade Sains Muallimin, Desember Art Project, Muallimin Fighting Championship, Liga Nusantara, Rereseik Tandang Gawe dan masih banyak yang lain dengan acara puncak Closing Ceremony Semarak IPM #21 yang insya allah dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 2015. (msqn)
Bersih-Bersih!
Seru-Seru!
Asik-Asik!
Gayeng-Gayeng!
RERESIK TANDANG GAWE!!

Semarak IPM Mu'allimin ke-21

Kamis, 17 Desember 2015, telah diadakan acara Reresik Tandang Gawe yang merupakan acara pembuka dalam serangkaian kegiatan Semarak IPM ke 21. Acara dimulai pukul 06.00 di lapangan Asrama Muadz Bin Jabal dengan peserta kelas 1,2 dan 3 Tsanawiyah. Acara kali ini dihasilkan dari kerja seluruh Pimpinan PR IPM Mu'allimin terkhusus Bidang Sosial dan Advokasi yang bekerjasama dengan SUMMIT dan juga MSC.

Suasana Reresik Tandang Gawe SIM#21 di Asrama Mu'adz bin Jabbal

Acara pertama adalah sosialisasi kegiatan ini dan kemudian dilanjutkan dengan berkeliling dan membersihkan jalan-jalan yang biasa dilalui santri Muallimin. Mulai dari jalan Sadewa, Let. Jend. S Parman dan sekitarnya. Dengan berbekal kantong kresek hitam besar dan sapu lidi para santri semangat dan giat dalam mengikuti kegiatan yang mulia ini.

Setelah selesai, para peserta kembali ke lapangan Muadz Bin Jabal untuk mengikuti senam pagi. Dengan diiringi musik-musik yang riang dan membakar semangat, para santri tampak rileks dalam mengikuti senam pagi. Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan seluruh kegiatan SIM #21 yang dibuka oleh Usty. Imam Hanafi selaku Wadir Bidang Kesiswaan. Acara pembukaan berlangsung secara singkat namun mengasyikkan, mulai dari teater klasikal, peluncuran roket air dan tak lupa menari bersama.

Kakak Panitia Semarak IPM Mu'allimin 

Acara ditutup dengan pembagian makanan dan susu, para peserta tampak lahap menyantap ayam goreng dan mie yang dibagikan oleh kakak-kakak panitia. Dengan berlangsungnya acara seperti ini diharapkan dapat menggugah hati kita semua mengenai kebersihan lingkungan yang sangat penting bagi kehidupan. (msqn)


Kalian tahu classmeeting bukan? Pasti nggak hanya sekedar tahu, bahkan pernah punya prestasi didalamnya. Classmeeting adalah acara yang dilaksanakan di sekolah-sekolah pada umumnya ketika telah selesai mengikuti acara ujian sekolah, sembari menunggu pembagian hasil rapot. Biasanya, berupa lomba-lomba ketrampilan, seni, olahraga, dan sebagainya, yang ditandingkan antar kelas dalam suatu sekolah.

            Bagaimana dengan Mu’allimin? Tenang saja, kalian tidak perlu khawatir dan iri dengan sekolah-sekolah lain. Mu’allimin juga akan mengadakan kegiatan yang hampir serupa dengan kegiatan disekolah-sekolah lain, tentu dengan nama dan kemasan yang berbeda dan pasti jauh lebih menarik. Kali ini,  PR IPM Mu’allimin bekerja sama dengan segenap organtri akan mempersembahkan sesuatu yang baru bagi kalian semua. Kegiatan ini bernama “SEMARAK IPM MU’ALLIMIN 21” (#SIM21) dalam rangka memperingati milad IPM Mu’allimin yang ke-21.  Kok ke duapuluh satu? Perlu digaris bawahi, bahwa milad kali ini adalah milad IPM yang ada di Mu’allimin dan bukan milad IPM pada umumnya. Organisasi IPM secara umum tahun ini sudah menginjak tahun yang ke 54 karena  Ortom IPM sendiri berdiri pada tahun 1961. Sedangkan IPM di Mu’allimin baru ada pada tahun 1995, yaitu ketika pergantian dari SKM menjadi IPM (yang saat itu namanya masih IRM).

            Latar belakang munculnya kegiatan ini juga tidak terlepas dari ‘sentilan’ hangat direktur kita, Ustadz Asep Sholahuddin yang kala itu berkata “SKM sudah nggak ada kok masih di miladkan, lah ini IPM yang jelas adanya protes sama saya : aku kok malah nggak dimiladkan? Maka bermodal dengan keinginan kawan-kawan menciptakan sesuatu yang baru dan didorong oleh sentilan halus dari direktur kita, muncullah kegiatan SIM21 ini dengan harapan dapat menguatkan solidaritas kita sebagai keluarga besar Mu’allimin.



Sesuatu yang baru, pasti menarik perhatian tentunya. Ibarat kedatangan guru yang baru, tentu kita ingin segera tahu ; ‘seberapa nyaman metode mengajarnya?’. Oleh karena itu, kalian tak perlu khawatir karena kita akan memanjakan kalian semua dengan berbagai kegiatan yang dapat merefresh pikiran, mengobati ‘loro pikir’, menghapus kamus ‘cuntel’ dalam otak, dan intinya membawa diri kita semua pada dua kata : “bahagia bersama”, karena tidak ada alasan untuk tidak bahagia bukan?


Bagaimana dan apa saja kegiatanya? Silakan datang dan nikmati posisi kalian sebagai pemain, bukan hanya penonton yang hanya bisa banyak ngomong. So, selamat menikmati sob! (hdn)
Bencana asap yang melanda beberapa kawasan di Indonesia akhir-akhir ini, menggerakkan hati para Ipmawan PR IPM Muallimin untuk turut berperan aktif dalam membantu para korban bencana tersrbut. Dengan di'inisiatori oleh Forum Komunikasi Pengurus Osis atau FKPO, para Ipmawan dan teman-teman OSIS dari 22 sekolah lain menggalang dana pada tanggal 16 dan 17 Oktober 2015.




Para Ipmawan beraksi 

Dengan mengambil tema " Pelajar Jogja Peduli Asap " , para Ipmawan bergerak untuk menggalang dana mulai dari Jalan Malioboro hingga titik Nol Kilometer, Yogyakarta. Rasa senang, bangga dan terharu muncul di benak para Ipmawan sebagai rasa empati atas para korban yang terkena bencana asap. Dan alhamdulillah penggalangan dana telah selesai tepat saat adzan maghrib berkumandang. Dan para Ipmawan mendirikan sholat maghrib di Masjid Pasar Beringharjo.





Para Ipmawan menggalang dana

Pada hari kedua, PR IPM Muallimin mengerahkan personil yang lebih banyak daripada hari sebelumnya. Ipmawan menggalang dana pada tempat yang sama pada hari sebelumnya, yakni sekitaran Malioboro dan alhamdulillah telah selesai sebelum adzan Isya.







Para Ipmawan menggalang dana

Total dana yang dapat dikumpulkan dari aksi ini adalah sekitar Rp. 70 juta, yang kemudian diserahkan secara simbolis kepada Aksi Cepat Tanggap Yogya atau ACT guna disalurkan kepada para korban bencana asap. Aksi Menginspirasi Abdi Berdedikasi ! (msqn)
Bendahara PR IPM Mu'allimin atau biasa disebut dengan Bidang Administrasi Keuangan bertugas untuk mengurusi semua hal yang berkaitan dengan keuangan organisasi, baik berupa Rancangan Anggaran Pemasukan dan Belanja (RAPB) organisasi, Laporan Keuangan, Proposal Keuangan Bulanan, sampai pencairan dana dari Madrasah kepada PR IPM Mu'allimin.


Tidak seperti ketua dan sekretaris yang berubah formatnya, di periode 2015/2016 ini Bendahara PR IPM Mu'allimin tetap beranggotakan Bendahara Umum, Bendahara I, dan Bendahara II.


Berikut Personalia jajaran Bendahara PR IPM Mu'allimin periode 2015/2016 :


Bendahara Umum

Muhammad Zuhdan Ihsani

Bendahara I

Faries Anantama Nur Fauzie

Bendahara II

Renjis Farhan

Tidak berubahnya format Bendahara di periode 2015/2016 ini antara lain disebabkan oleh kebutuhan dalam hal keuangan organisasi yang belum terlalu banyak dan kerumitan yang belum terlalu tinggi. Oleh karena itu, di periode 2015/2016 ini format bendahara tetap menggunakan format lama.


Karena sistem perbendaharaan organisasi yang masih terpusat, maka seluruh aktiftas keuangan baik itu organisasi secara umum maupun aktifitas keuangan per bidang seluruhnya diurus dan diatur oleh Bendahara Umum, Bendahara I, dan Bendahara II.
Sekretaris PR IPM Mu'allimin secara umum bertugas untuk mengurusi seluruh Administrasi PR IPM Mu'allimin dan juga Kantor PR IPM Mu'allimin.

Sekretaris PR IPM Mu'allimin Periode 2015/2016 -seperti halnya ketua- terdiri dari Sekretaris Umum dan Sekretaris Bidang seiring bergantinya sistem "Departemen" menjadi sistem "Bidang".


Berikut Personalia jajaran Sekretaris PR IPM Mu'allimin 2015/2016 :


Sekretaris Umum

Arham Aminush Shidqi.


Sekretaris Bidang Perkaderan

Aunillah Ahmad


Sekretaris Bidang Kajian Dakwah Islam

Muhammad Afdhol Mufti Alhakiki


Sekretaris Bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan

Ahmad Ashim Muttaqin


Sekretaris Bidang Kesenian

Alwan Nur Fakhry

Sekretaris Bidang Olahraga

Feriel Aulia Aminata


Sekretaris Bidang Bahasa

Muhammad Amin Kamase


Sekretaris Bidang Kewirausahaan

Muhammad Taufiq Al-Faris

Sekretaris Bidang Sosial & Advokasi

Fakhrul Haim Ar-Rodli

Secara khusus, Sekretaris PR IPM Mu'allimin bertugas memberikan saran kepada ketua dalam pengambilan keputusan, mewakili ketua jika berhalangan dalam memimpin rapat dan pertemuan, menjadi pendamping ketua sebagai delegasi IPM, dan menjadi juru bicara baik organisasi secara keseluruhan maupun perbidang.


Dengan adanya Sekretaris Bidang, tugas administrasi PR IPM Mu'allimin tidak hanya dibebankan kepada Sekretaris Umum tetapi dibagi secara kepada setiap Sekretaris Bidang, namun Sekretaris Umum tetaplah bertugas sebagai koordinator penanggung jawab dalam segala hal kesekretariatan. Hal tersebut juga berlaku dalam hal pengutusan delegasi, jika Sekretaris Umum berhalangan maka akan diwakili oleh salah satu dari Sekretaris Bidang tersebut.
Ketua PR IPM Mu'allimin -seperti Ketua-ketua organisasi pada umumnya- bertugas untuk menjalankan roda organisasi, mengkoordinir para pimpinan, dan bertanggung jawab kepada organisasi pada umumnya.

Struktur kepengurusan PR IPM Mu'allimin 2014/2015 ini tetap menggunakan format sebelumnya, dimana jajaran Ketua terdiri dari Ketua Umum dan Ketua Bidang karena sistem "Departemen" digantikan oleh sistem "Bidang". Hal yang nampak berbeda di kepengurusan tahun ini terletak pada Bidang Sosial yang bertambah tugas sebagai pembela hak pelajar, sehingga berganti nama menjadi Bidang Sosial & Advokasi.

Berikut Personalia jajaran Ketua PR IPM Mu'allimin 2015/2016 :


Ketua Umum                                                      

Hidanul Achwan

Ketua Bidang Perkaderan                                    

Muhammad NI'mal Maula

Ketua Bidang Kajian Dakwah Islam                    

Zaid Ziyaadatulhuda

Ketua Bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan          

Setyawan Putra Sujana

Ketua Bidang Kesenian

Kamalluddin Arif Sa'dan Putra

Ketua Bidang Olahraga                                        

Sayyid Rozan

Ketua Bidang Bahasa                                          

Muhammad Iqro Abdul Hafid'z

Ketua Bidang Kewirausahaan                              

Gilang Hadisubroto

Ketua Bidang Sosial & Advokasi                                           

Fatwa Bani Ma'ruf

Ketua Umum memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memimpin organisasi secara keseluruhan, tetapi dalam prakteknya proses kerja organisasi Ketua Umum lebih banyak mengamanahkan kepada Ketua Bidang karena Ketua Bidang justru lebih banyak bertanggung jawab dalam pelaksanaan program kerja tiap bidang tersendiri. Hal ini terjadi karena program kerja yang lebih banyak dilakukan oleh bidang-bidang dibanding Ketua Umum.

Dengan pelaksanaan program kerja yang lebih banyak melibatkan Ketua Bidang, Ketua Umum pun dituntut untuk dapat berkoordinasi dengan baik bersama Ketua Bidang disamping memimpin organisasi secara keseluruhan. Jadi, di dalam PR IPM Mu'allimin periode 2015/2016 baik Ketua Umum maupun Ketua Bidang memiliki wewenang dan kewajiban yang sama pentingnya bagi organisasi.

1.   Menyelenggarakan kegiatan sosial
1.1        Menjenguk keluarga besar Mu’allimin yang sedang sakit di wilayah kota Yogyakarta 
1.2        Menggalang dana untuk keluarga besar Mu’allimin yang tertimpa musibah berdasarkan laporan yang diterima IPM
1.3        Mengumpulkan dan menyalurkan bantuan bagi keluarga besar Mu’allimin dan korban bencana alam skala nasional dan internasional
1.4        Mengadakan baksti sosial Idul Adha 1465 H bekerjasama dengan madrasah


2.   Menghimbau kepada seluruh pamong asrama untuk mengadakan kerja bakti di asrama masing-masing, bekerjasama dengan pengurus asrama dan musyrif

. .  Sebagai pendamping dan konseling seluruh santri Mu'allimin dalam setiap acara

3.   Mengadakan lomba-lomba dan penghargaan
3.1        Mengadakan lomba kebersihan asrama
3.2        Penghargaan bagi pemberi kritik dan saran terbaik  
3.3        Penghargaan bagi santri peduli lingkungan terbaik. “Love and Care about Environment Award”

4.   Menjalin komunikasi dengan pihak lain
4.1        Mengedarkan angket evaluasi pimpinan IPM kepada anggota 
4.2        Mengadakan dan memberikan fasilitas saran dan kritik

5.   Mengadakan event tahunan
5.1        Mengadakan donor darah bekerjasama dengan PMR 
5.2        Mengadakan kerja bakti di sekitar lingkungan madrasah

6.   Menumbuhkan wawasan integritas siswa Mu’allimin
6.1        Membuat artikel tempel

7.   Membentuk komunitas sosial
7.1    Meneruskan dan membimbing COS (Community of Social)

8.   Menjadi advokasi bagi santri Mu’allimin
8.1 Sebagai penengah seluruh santri Mu’allimin dalam setiap permasalahan


1.   Melaksanakan amal usaha di lingkungan pimpinan
1.1        Membuat jas IPM pimpinan
1.2        Membuat pin nama pimpinan
1.3        Membuat seragam dan peci pimpinan

2.   Melaksanakan amal usaha di lingkungan anggota dan Mu’allimin
2.1        Membuat marchandise stiker (1x sebulan)
2.2        Membuat marchandise kaos (1x sebulan)
2.3        Memberikan izin pembuatan kaos (cap KWH)
2.4        Mengajukan dan membuat kebijakan seragam/almamater Mu’allimin (jas)

3.   Mendirikan koperasi santri
3.1        Membuat kepengurusan koperasi santri
3.2        Mengadakan jualan di koperasi santri
3.3        Mengadakan pelatihan kewirausahaan bagi pengurus koperasi

4.   Memberikan pemasukan bagi IPM

5.   Meningkatkan eksistensi Bidang Kewirausahaan
5.1        Membuat mading kewirausahaan
5.2        Membantu dalam publikasi barang yang telah dilegalkan

6.   Mengadakan kerjasama dengan bidang lain dalam hal penyediaan seragam maupun atribut

a.  Pemberian penghargaan berwirausaha bagi santri Mu'allimin

a.  Mengadakan KWH Design Challange

. .  Seminar Entrepeneurship baik internal maupun eksternal
.

.

.

1.   Meningkatkan kualitas bahasa santri
1.1        Mengadakan Speaking Club dan Firqoh Arabiyah
1.2        Mengadakan hari bahasa di asrama
1.3        Membuat madding bahasa
1.4        Mengkoordinir English Debate Society
1.5        Membagikan vocabulary dan mufradat di asrama 8 dan 9

2.   Mengadakan lomba tentang bahasa
2.1        Mengadakan Usbu’ul Lughah
2.2        Mengadakan lomba comforel
2.3        Mengadakan Language Fest #1
2.3        Mengadakan Master Of Language (MoL)

3.   Mengkoordinir komunitas-komunitas bahasa
3.1        English Debate Society (EDS Mu'allimin)


3.2        English Speaking Club and Firqoh Arabiyah
3.3        Indonesia Debate Foundation
author
IPM Mu'allimin
IPM Mu'allimin merupakan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah yang terletak di Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta. Berlokasi di Jl. Let Jend S Parman No 68 Patangpuluhan, Wirobrajan, Yogyakarta.